• 04:34
  • 04:44
  • 12:00
  • 15:22
  • 17:57
  • 19:08

Open
Close(x)
Detail
Perencanaan Keuangan ala Nabi Yusuf AS (2)
Kamis, 01 Agustus 2013 | 05:29 WIB

Dalam posting sebelumnya kita sudah membahas bagaimana Nabi Yusuf AS menyelesaikan krisis pangan di Mesir pada saat mereka mengalami masa paceklik. Yaitu dengan strategi menyimpan sebagian hasil panen mereka di dalam lumbung.

Dari situ kita belajar untuk memanfaatkan masa produktif (masa panen) untuk berinvestasi (menyiapkan lumbung) untuk menghadapi masa pensiun (masa paceklik).
Sekarang mAri kita lihat dengan lebih detail lagi solusi yang diusulkan oleh Nabi Yusuf AS kepada raja Mesir pada saat itu yang tercatat dalam al-Quran surat Yusuf ayat ke 47 yaitu:

Yusuf berkata: "Supaya kamu bertanam tujuh tahun (lamanya) sebagaimana biasa; maka apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan dibulirnya kecuali sedikit untuk kamu makan."

Perhatikan kalimat terakhir yang disampaikan, agar hasil panen yang dituai tersebut tetap dibiarkan di dalam bulirnya dan disimpan di dalam lumbung. Kecuali sedikit untuk dikonsumsi, barulah kita keluarkan.

Artinya, hasil panen kita (gaji, keuntungan usaha, dll) secara default disimpan terlebih dahulu, baru kemudian sebagiannya digunakan untuk dikonsumsi. Bukan sebaliknya seperti yang selama ini dilakukan oleh kebanyakan orang yaitu dikonsunai dulu baru kemudian disimpan jika ada sisanya.

Pesan Nabi Yusuf AS ini saya jelaskan lebih lanjut dalam buku saya yang berjudul "Habiskan Saja Gajimu". Saya gunakan istilah "Saving dulu, baru shopping" agar gaji kita disimpan dulu, baru dikonsumsi. Sehingga siap untuk menghadapi "paceklik" keuangan.

Ahmad Gozali
Perencana Keuangan dari Zelts Consulting
www.zelts-consulting.com

Berita Ramadhan Lainnya